Nikmat Umur
Arif Rahman
Hakim Lc. M.Ag
وَاللَّهُ
خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا وَمَا
تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ
مُعَمَّرٍ وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى
اللَّهِ يَسِيرٌ
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air
mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan
tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan
dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang
berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan)
dalam Kitab (Lohmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. (QS. Fatir : 11)
Umur Umat Nabi Muhammad SAW
عَن أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَعْمَارُ أُمَّتِي مَا بَيْنَ السِّتِّينَ
إِلَى السَّبْعِينَ وَأَقَلُّهُمْ مَنْ يَجُوزُ ذَلِكَ
Dari Abu Huraeroh bahwa Rosulullah saw
pernah Bersabda : Umur-umur umatku antara 60 hingga 70, dan sedikit dari mereka yang
melebihi itu.” [HR. Ibnu Majah dan At-Tirmidzi Dihasankan
sanadnya oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari]
Nikmat yang Akan di Hisab
عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ قَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ
يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ
عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ
وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ
Dari Abi barzah
Al-Aslami berkata, bersabda Rasulullah saw :
Tidak akan melangkah kaki seseorang pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang
: Umurnya habis dipakai apa; tentang ilmunya
sejauh mana pengamalannya; tentang hartanya darimana didapatnya dan dimana
dibelanjakannya; dan tentang jasadnya dipakai apa sampai rusak. [HR.
At-Tirmidzi dan Ad-Darimi]
وَهُمْ
يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي
كُنَّا نَعْمَلُ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ
وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِيرٍ
Dan mereka berteriak di dalam neraka
itu : “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang
saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan
umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir,
dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab
Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.” (QS. Fathir: 37).
Rahasia Umur 40 Tahun
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ
إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ
ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ
وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ
إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik
kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan
melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya
adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya
sampai Empat
puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk
mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu
bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang Engkau ridai; berilah
kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya
aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang
berserah diri".(QS. Al-Ahkof : 15)
Ada yang di Panjangkan Umur
وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ
أَفَلَا يَعْقِلُونَ
“Dan siapa- siapa yang kami panjangkan
umur nya , Kami kembalikan kejadiannnya ( sebagai anak kecil kembali),
apakah kamu tidak pikirkan ?.” (QS. Yasin : 68)
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ
جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا
وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah,
kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian
Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia
menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha
Kuasa. (QS. Ar-Rum
: 54)
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ ثُمَّ يَتَوَفَّاكُمْ
وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْ لَا يَعْلَمَ بَعْدَ
عِلْمٍ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ قَدِيرٌ
Allah-lah yang telah
menciptakan kamu, kemudian ia mewafatkan kamu. Diantara kamu ada yang di panjangkan
umur nya sampai tua bangka , sehingga menjadi tak tahu apa-apa sesudah dia
mengetahui segala-galanya .sesungguh nya Allah Maha Mengetahui dan Kuasa. (QS. An-Nahl : 70)
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ
اللهِ ص: اَعْذَرَ اللهُ اِلَى امْرِئٍ اَخَّرَ اَجَلَهُ حَتَّى بَلَغَ سِتِّيْنَ
سَنَةً.
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata :
Rasulullah SAW bersabda, “Allah menolak alasan pada seseorang yang Allah telah
memberikan umurnya sampai enam puluh tahun (dia tidak menjadi orang yang
baik)”. [HR.
Bukhari]
Manusia
Paling Baik
عَنْ عَبْدِ
اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ رضي الله عنه أَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ؟ قَالَ
«مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ
Dari Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu,
bahawa ada seorang Arab Badui berkata kepada Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi
Wasallam: “Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?” baginda menjawab:
“Orang yang paling panjang umurnya dan baik amalannya” [HR. At Tirmidzi, Ahmad]
عَنْ اَنَسٍ رض اَنَّ
النَّبِيَّ ص قَالَ: اِذَا اَرَادَ اللهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ. قِيْلَ:
كَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ؟ قَالَ: يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ اْلمَوْتِ.
Dari Anas RA,
bahwasanya Nabi SAW bersabda, “Apabila Allah menghendaki kebaikan pada
hamba-Nya, Allah menjadikan orang tersebut suka beramal”. Beliau ditanya,
“Bagaimana caranya Allah menjadikannya suka beramal ?”. Beliau menjawab, “Allah
memberi taufiq kepadanya untuk beramal shalih sebelum meninggal. [HR. Hakim, ia berkata shahih atas
syarat Bukhari Muslim]

Komentar
Posting Komentar