Rumah
Dalam Islam
Oleh : H. Arif Rahman Hakim Lc., M.Ag.
وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى
النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا
يَعْرِشُونَ (68) النحل
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah:"Buatlah sarang-sarang di
bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin
manusia". (QS. 16:68)
حَتَّى إِذَا أَتَوْا عَلَى
وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ
لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ (18) النمل
Hingga apabila
mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut:"Hai semut-semut,
masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan
tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari"; (QS. 27:18)
مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا
مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا
وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوتِ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ (41) العنكبوت
Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain
Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah.Dan sesungguhnya rumah yang
paling lemah ialah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui. (QS. 29:41)
FUNGSI RUMAH
1.
Sebagai
Tempat Tinggal
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ
بُيُوتِكُمْ سَكَنًا – النحل 80
Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal
2.
Sebagai
Tempat Pendidikan Keluarga
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ
آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ
وَالْحِجَارَةُ (6) التحريم
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari
api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu
عن أَيُّوبُ بْنُ مُوسَى عَنْ
أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- :« مَا
نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدًا خَيْرًا لَهُ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ » أحمد و الحاكم
Dari Ayub bin Musa bin Amr bin said bin ash dari
bapaknya dari kakeknya berkata, Rasulullah saw bersabda : Tiada pemberian Orang
tua kepada anaknya yang lebih utama daripada pendidikan ahlak yang baik
أَدِب أَهلَكَ وَأَنفِق عَلَيهِم
مِن طُولِكَ وَلَا تَرفَع عَنهُم عَصَاكَ أَخِفهُم فِي ذَاتِ اللهِ – راوه ابن
ماجه
Didiklah
olehmu keluargamu, berilah mereka nafakah sesuai dengan kemampuanmu, dan
janganlah engkau mengangkat tongkatmu namun lakukanlah apa yang membuat mereka
takut kepada Allah.
3.
Sebagai Tempat Beribadah
عَنْ
عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّمَا أَفْضَلُ الصَّلَاةُ فِي بَيْتِي أَوْ الصَّلَاةُ فِي
الْمَسْجِدِ؟ قَالَ: أَلَا تَرَى إِلَى بَيْتِي مَا أَقْرَبَهُ مِنْ الْمَسْجِدِ
فَلَأَنْ أُصَلِّيَ فِي بَيْتِي أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أُصَلِّيَ فِي
الْمَسْجِدِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ صَلَاةً مَكْتُوبَةً – ابن ماجه
Dari Abdullah bin Sa’ad radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku bertanya kepada
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, “Mana yang lebih utama; shalat di
rumahku atau shalat di masjid?” Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda,
“Tidakkah kamu lihat rumahku? Betapa dekatnya ia dari masjid. Sungguh aku
shalat (sunnah) di rumahku lebih aku sukai daripada shalat di masjid, kecuali
shalat yang diwajibkan.” (Diriwayatkan Ahmad (IV/342), Ibnu Khuzaimah (II/210),
Ibnu Majah (8731) dan ditakhrij Al-Albani dalam Shahih Ibnu Majah (1133)
فَصَلُّوا
أَيُّهَا النَّاسُ فِي بُيُوتِكُمْ فَإِنَّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ صَلاَةُ الْمَرْءِ
فِي بَيْتِهِ إِلاَّ الْمَكْتُوبَة – البخاري
Wahai manusia, sholatlah kalian di rumah-rumah kalian, karena shalat
seseorang yang paling afdhal (lebih utama) itu dikerjakan di rumahnya, kecuali
shalat fardhu.
عَنْ أَبِي مُوسَى ، قَالَ :
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " مَثَلُ
الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ وَالْبَيْتُ الَّذِي لَا يُذْكَرُ
اللَّهُ فِيْهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ – مسلم
Perumpamaan rumah yang di dalamnya selalu
disebut nama Allah Ta’ala dengan rumah yang di dalamnya tidak pernah disebut nama
Allah adalah sebagaimana orang hidup dan orang mati
وعن أَبي هريرةقال أنَّ
رسول الله صلى الله عليه وسلم قَالَ : لاَ تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ ،
إنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ البَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ
البَقرَةِ - متفق عليه
Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian
sebagai kuburan, sesungguhnya syetan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya
dibacakan surat Al-Baqarah.”

Komentar
Posting Komentar